BPKAD lakukan uji coba penggunaan Aplikasi Persediaan (New Simpan) bagi perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Palu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan uji coba penggunaan aplikasi persediaan terbaru yang dikenal dengan nama “New Simpan”. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat BPKAD dan dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Pendidikan, UPT Balai Pelatihan Performa Teknologi (BLPT), Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah I-IV, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah, serta Dinas Koperasi dan UMKM. Senin, (26/8/2024)

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Akuntansi, Idhamsyah, ST., MM. Dalam sambutannya, Idhamsyah menekankan pentingnya implementasi aplikasi “New Simpan” yang dilakukan sebagai Implementasi terhadap perubahan regulasi akuntansi, sesuai dengan Peraturan Kepala Daerah Nomor 27 Tahun 2022 yang telah diubah dengan Peraturan Kepala Daerah Nomor 11 Tahun 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa metode pencatatan persediaan yang digunakan dalam aplikasi ini berbeda dengan metode sebelumnya, karena menggunakan sistem perpetual, di mana barang yang pertama masuk akan menjadi yang pertama keluar, dengan penilaian harga berdasarkan harga perolehan terakhir. “Metode pencatatan saat ini sudah berbeda dengan sebelumnya, jadi penilaian persediaanya adalah yang masuk pertama itu yang keluar pertama istilahnya firs in firs out, tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Din dari Kantor Jasa Akuntan Tridea hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan secara teknis mengenai tata cara penginputan dalam aplikasi manajemen persediaan “New Simpan”. Muhammad Din menekankan bahwa aplikasi ini lebih ringan dan telah diperbarui sesuai dengan peraturan terbaru yang mengatur kebijakan akuntansi, khususnya dalam metode pencatatan persediaan secara perpetual. Persediaan yang dimaksud dalam konteks ini adalah aset lancar berupa barang atau perlengkapan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah serta barang-barang yang dimaksudkan untuk dijual atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.

Uji coba ini diharapkan dapat memastikan bahwa aplikasi “New Simpan” dapat digunakan secara optimal oleh perangkat daerah setelah kegiatan ini selesai, sehingga pencatatan dan pembukuan persediaan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *