Palu – Universitas Tadulako kembali melahirkan lulusan baru melalui pelaksanaan Wisuda ke-134 yang digelar di Auditorium Universitas Tadulako, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berwawasan lingkungan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Wisuda ke-134 Universitas Tadulako diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik sesuai ketentuan. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik Universitas Tadulako sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tengah, sekaligus menandai kesiapan para lulusan untuk memasuki dunia pengabdian kepada masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rudi Dewanto, SE., MM., menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan capaian yang patut disyukuri. Namun demikian, capaian tersebut juga menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Gubernur menegaskan bahwa para wisudawan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai akademik yang diperoleh selama masa perkuliahan untuk mendukung pembangunan daerah. Kontribusi lulusan Universitas Tadulako dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan Sulteng Nambaso yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut disampaikan, tantangan sosial dan pembangunan ke depan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap isu lingkungan. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan solutif dalam menghadapi dinamika perubahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Ia mendorong para wisudawan untuk menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan prinsip pelestarian lingkungan, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh wisudawan dan wisudawati dapat membawa nama baik Universitas Tadulako melalui karya, inovasi, serta pengabdian yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
SUMBER : PPID BPKAD PROV.SULTENG