Palu, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat percepatan realisasi Program Prioritas Gubernur yang dikenal dengan sebutan Program 9 BERANI, bertempat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (2/9/2025). Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan Nomor 000.1.5/688/Setda tanggal 27 Agustus 2025.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Sulteng. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam menyukseskan program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid memaparkan sembilan program prioritas yang menjadi fokus pembangunan daerah, yaitu: BERANI Cerdas, BERANI Sehat, BERANI Lancar, BERANI Menyala, BERANI Berkah, BERANI Makmur, BERANI Harmoni, BERANI Sejahtera, dan BERANI Berintegritas. Menurutnya, program ini merupakan amanat RPJMD yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah, sehingga menjadi kewajiban seluruh perangkat daerah untuk mengimplementasikannya.

Gubernur juga menekankan bahwa beberapa program memiliki sifat wajib, seperti pendidikan gratis SMA/SMK/SLB, beasiswa, layanan kesehatan berbasis KTP, pembangunan 1.000 km jalan desa, penyediaan listrik di 89 desa, perluasan jaringan telekomunikasi di 606 desa, penguatan pertanian melalui brigade pertanian, bantuan alat tangkap nelayan, serta dukungan bagi rumah ibadah dan lembaga adat. “Yang wajib harus dilaksanakan terlebih dahulu, sedangkan program lain dapat menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kewenangan OPD,” tegasnya.

Sekretaris Daerah dalam laporannya menyampaikan bahwa Program 9 BERANI telah dibagi ke dalam sembilan kelompok kerja (pokja). Masing-masing pokja dipimpin oleh asisten atau staf ahli sesuai bidang, sementara perangkat daerah terkait berperan sebagai OPD pengaruh maupun pendukung. Mekanisme ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga target program dapat tercapai secara terukur.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang juga Plt. Kepala BPKAD Sulteng, Dr. Rudi Dewanto, hadir sebagai koordinator dua program, yakni BERANI Lancar dan BERANI Sejahtera. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa BPKAP juga akan mengawal proses penganggaran serta pelaporan sembilan program prioritas ini. “OPD yang terkait dengan 9 BERANI dapat berkoordinasi langsung dengan BPKAP terkait capaian dan progres masing-masing program,” ujarnya.
Melalui rapat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pembangunan yang terarah dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, Program 9 BERANI diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat terwujudnya Sulawesi Tengah yang lebih maju, sejahtera, dan berintegritas.