Morowali – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah turut mengikuti Seminar 5 Workshop Inspiratif bertajuk “Perempuan Berintegritas, Berdaya, dan Berkarakter” yang diselenggarakan Forum Komunikasi (Forkom) DWP Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali, Rabu malam (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DWP Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk pengurus DWP BPKAD Sulteng. Ny. Ranti Haris bersama jajaran pengurus DWP BPKAD mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan, kapasitas, dan peran perempuan dalam kehidupan keluarga, organisasi, serta masyarakat.
Seminar menghadirkan Prof. Wahyuningsih, SE., M.S., Ph.D. sebagai pemateri. Dalam materinya, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya membangun perempuan yang memiliki integritas, berdaya, dan berkarakter sebagai pribadi yang mampu menjalankan peran secara positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Prof. Wahyuningsih menyampaikan take home message melalui tiga prinsip utama, yaitu berpikir positif, bertindak positif, dan berucap positif. Prinsip tersebut dikaitkan dengan kecerdasan spiritual, integritas, ilmu dan keberdayaan, akhlak mulia, karakter, serta pentingnya menjalani kehidupan yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi orang lain.

Para peserta juga diajak memahami pentingnya perempuan untuk terus berkembang dan maju dengan meningkatkan ilmu pengetahuan, membangun pola pikir positif, menjaga integritas, memperkuat karakter, serta berani mengambil peran. Perempuan dipandang sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam keluarga dan kehidupan sosial sehingga perlu terus mengembangkan potensi diri.
Keikutsertaan pengurus DWP BPKAD Sulteng dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, dan membangun karakter positif. Melalui kegiatan seperti ini, DWP BPKAD turut mendorong terwujudnya perempuan yang berintegritas, berdaya, dan berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi dan dampak positif bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat.