BPKAD Prov Sulteng

BPKAD Sulteng Koordinasikan Perluasan Lahan Bandara Mutiara SIS Aljufri di KPKNL Palu

Palu, – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis di daerah. Salah satunya melalui rapat koordinasi bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palu yang digelar pada Rabu, (17/9/205).
Pertemuan ini secara khusus membahas rencana perluasan lahan Bandara Internasional Mutiara SIS Aljufri Palu.

Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan/Plt. Kepala BPKAD, Dr. Rudi Dewanto, SE., MM., didampingi Kepala Bidang Aset, Suastina, SH., MH., serta Kepala Sub Bidang Penghapusan dan Pemindahtanganan Aset, Hendra, S.Sos., M.Si. Dari pihak KPKNL hadir Catur Yuliana Sukmanugraha selaku Penilai Ahli Muda dan Dewi Indrias, Kepala Seksi Piutang Negara, yang hadir mewakili Kepala KPKNL Palu.

Koordinasi ini menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam memastikan proses perluasan lahan bandara berjalan sesuai aturan, transparan, dan tepat sasaran. Apalagi, pengembangan bandara internasional ini menjadi kunci dalam memperkuat konektivitas udara Sulawesi Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama diarahkan pada pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis yang ditargetkan selesai dalam enam bulan ke depan. Hal ini penting sebagai langkah persiapan sebelum penerbangan internasional resmi dibuka di Bandara Mutiara SIS Aljufri.

Selain itu, rencana penambahan panjang landasan pacu juga menjadi perhatian, dengan fasilitas tersebut, pesawat berbadan lebar diharapkan bisa terbang langsung ke luar negeri tanpa harus transit, sehingga memperkuat posisi Palu sebagai pintu gerbang internasional.

Langkah ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Tengah dalam visi “9 Berani”, khususnya Berani Lancar, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur untuk memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

Melalui koordinasi ini, BPKAD menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pengelolaan aset secara profesional dan akuntabel. Harapannya, percepatan perluasan Bandara Internasional Mutiara SIS Aljufri dapat memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan peningkatan kualitas layanan transportasi udara di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top